"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
- QS. Ar-Rum : 21 -
Bride & Groom
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:
Firda
Firda Kamelia
Putri Tunggal dari : Bapak Joko Margono & Ibu Halimah, S.Ag
Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun rapi oleh sang maha kuasa. Kita tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta. Kami bertemu pada tahun 2020, tepatnya saat saya datang ke lapangan Batakan hanya untuk menonton pertandingan bola, tanpa pernah menyangka bahwa semesta sedang menyiapkan sesuatu yang berbeda. Di tengah riuh penonton, pandangan saya berhenti padanya. Ada sesuatu dari tatapan pertama itu yang membuat hati saya berbisik, “Aku harus mengenalnya.”
Rasa penasaran itu tidak membiarkan saya diam begitu saja. Dengan keberanian sederhana, saya mencoba mencari tahu siapa dirinya. Hingga akhirnya, sebuah pesan singkat menjadi langkah awal dari kisah panjang yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya.
Pendekatan
(Desember 2020- Agustus 2021)
Walau usia kami terpaut cukup jauh, itu tidak pernah menjadi alasan bagi saya untuk menjaga jarak. Justru dari perbedaan itu, saya belajar bahwa kedekatan tidak selalu diukur dari angka, tapi dari rasa yang hadir tanpa dibuat-buat.
Ada magnet yang membuat saya tetap ingin mendekat, entah dalam bentuk apa pun hubungan kami berjalan namun bukan dalam balutan romansa, melainkan seperti dua jiwa dalam peran kakak dan adik.
Kami sering menghabiskan waktu dengan bermain game bersama, kami mengikuti organisasi dan seringkali terlibat dengan kegiatan yang sama sehingga membuat kami sering bertemu, seakan semesta sengaja berulang kali memberi alasan agar kami saling terhubung.
Perasaan mulai terbalas
(September 2021 & Februari 2022)
Lambat laun, hubungan itu berubah makna. Sikapnya tidak lagi sekadar ramah, melainkan menyimpan kehangatan yang sama dengan rasa yang saya miliki. Mungkin karena begitu banyak waktu yang telah kami habiskan bersama, kedekatan itu tumbuh menjadi sesuatu yang lebih dalam. Hingga akhirnya saya sadar, perasaan ini bukan lagi hanya milik saya seorang, tapi juga miliknya.
Pacaran- tunangan
(09 Februari 2022- Juni 2023)
Kami mulai menjalin hubungan tepat satu hari sebelum saya genap berusia 17 tahun yaitu pada tanggal 09 Februari 2022.
Perjalanan itu tidak pernah sederhana. Ada bahagia yang begitu indah, ada juga ujian yang hampir membuat kami runtuh. Namun setiap badai yang datang hanya membuat cinta ini semakin matang. Semakin jatuh, semakin kuat pula kami berdiri. Dan hebatnya, di tengah semua itu, tak pernah ada pilihan untuk menyerah dan tidak pernah sekalipun terlintas untuk kami berpisah.
Hingga akhirnya, pada Juni 2023 tepat sebelum saya memasuki dunia perkuliahan kami memutuskan untuk melangkah lebih jauh dengan bertunangan
Pernikahan
(09 Februari 2026)
Bukan karena kami bertemu lalu berjodoh, tetapi karena berjodoh-lah kami dipertemukan. Sebagai mana yang pernah dikatakan Ali bin Abi Thalib: " Apa yang menjadi takdirmu, akan menemukan jalannya untuk menemukanmu".
Semua cerita yang pernah kami lalui dari tawa sederhana, luka yang menguatkan, hingga janji yang kami jaga akhirnya bermuara pada satu titik. Tepat 4 tahun kami menjalin hubungan serta 1 hari sebelum saya berumur 21 tahun pada 09 Februari 2026 , ijab kabul terucap. Sebuah momen yang tidak hanya mengubah status kami, tetapi juga menjadi hadiah paling indah di hari ulang tahun saya.